Thermostatpula yang akan mencegah adanya hangus pada makanan. Cara menggoreng menggunakan deep fryer gas Pilih jumlah minyak dengan lemak jenuh yang rendah agar minyak bisa mencapai suhu panas yang diinginkan untuk menggoreng dengan metode deep frying. Panaskan jumlah minyak yang cukup yang dapat merendam keseluruhan bahan makanan. MenuangkanMinyak Ke Dalam Tangki Selanjutnya, hal kedua yang dapat Anda lakukan adalah dengan menuangkan minyak yang sudah Anda pilih ke dalam tangki yang sudah disiapkan dan kemudian periksakan apakah minyak tersebut sudah melebih batas maksimal minyak ataukah belum. Usahakan menuangkan minyak tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Jikamenggunakan wajan biasa, letakkan wajan di atas kompor dan panaskan dengan suhu tinggi. Sebagian besar resep merekomendasikan 150-191°C sebagai suhu yang ideal. Namun, jika resep Anda tidak menyertakan suhu yang spesifik, sebaiknya jaga suhu minyak pada kisaran angka 163-177°C untuk mendapatkan hasil yang terbaik. [8] Setelahminyak berada dalam suhu yang sesuai, masukan bahan yang akan diolah menggunakan keranjangnya dan tunggu sampai sekiranya bahan tersebut selesai diolah. Proses yang cepat dalam menggunakan deep fryer menjadikannya sangat efisien namun harus selalu hati - hati agar tidak terlalu lama diolah dalam deep fryer. Deepfrying adalah proses menggoreng dengan cara merendam bahan makanan dalam minyak , yang berarti ada penggunaan minyak dalam jumlah banyak. Cara mengoperasikan thermostat adalah dengan memutar tombol yang ada pada bagian depan deep fryer gas. Di Indonesia menggunakan skala celcius sementara di negara lain biasanya menggunakan skala Menggunakanminyak khusus deep fryer. Selalu menjaga agar jumlah minyak goreng selalu dalam batas aman. Tidak menggoreng makanan yang jumlahnya melebihi daya tampung basket. Menggoreng makanan dalam ukuran yang sama. Hanya menggoreng ketika suhu panas sudah tercapai. Selamatdatang di Official Channel Ramesia Mesin Indonesia - your professional food machinery solution. Di channel ini anda dapat mengunduh dan melihat video CaraMenggunakan Deep Fryer. 1. Memperhatikan Jenis Minyak.. Deep Frying membuat minyak banyak terserap ke dalam sebuah makanan, maka dari itu Bunda 2. Takaran Minyak. Sesuaikan minyak dengan kedalaman bowl / tube penggorengan dengan bahan yang akan digoreng. 3. Jumlah dalam Sekali Goreng.. Bunda 67Q0IK. Mengonsumsi fast food kini menjadi favorit masyarakat luas. Mayoritas fast food sendiri biasanya dimasak dengan metode deep frying. Mengetahui bagaimana cara kerja deep fryer menjadi penting untuk Anda ketahui. Saat ini, metode memasak deep frying tidak hanya marak di kalangan restoran penyedia fast food. Para ibu rumah tangga biasa juga mulai gemar menggunakan metode deep frying karena mampu menghasilkan makanan yang lebih renyah, gurih dalam waktu cepat. Yuk ketahui lebih lanjut mengenai deep frying di bawah ini. Apa Itu Deep Frying?Bagaimana Cara Kerja Deep Fryer?1. Isi Penuh Tangki Minyak2. Lakukan Pengaturan Suhu Minyak3. Gunakan Keranjang Untuk Proses PenggorenganApa Saja Kelebihan Dari Menggoreng Menggunakan Deep Fryer?1. Waktu Memasak Cepat2. Masakan Matang Sempurna3. Rasa Makanan Lebih Gurih4. Tekstur RenyahApa Saja Kekurangan Dari Menggoreng Menggunakan Deep Fryer?1 . Kalori Makanan Lebih Tinggi2 . Limbah Banyak3 . Biaya Lebih Mahal Apa Itu Deep Frying? Deep frying adalah memasak menggunakan teknik goreng dengan cara merendam atau membenamkan bahan makanan ke dalam minyak dalam jumlah banyak. Teknik goreng ini biasanya akan menggunakan minyak berlebih sehingga membuat bahan makanan terendam sempurna. Selain penggunaan minyak yang banyak, deep frying juga biasanya memanfaatkan suhu lebih dari 100 derajat celcius untuk minyak yang digunakan. Beberapa makanan yang sering dimasak menggunakan teknik deep frying biasanya makanan fast food seperti kentang goreng, fried chicken dan lain-lain. Deep frying memungkinkan Anda untuk memasak secara instan dengan kualitas rasa dan tekstur yang lebih enak. Baca Juga 3 Cara Membuat Adonan Tepung Fried Chicken Bagaimana Cara Kerja Deep Fryer? Deep fryer sendiri merupakan mesin penggorengan untuk deep frying. Saat ini, terdapat dua jenis deep fryer yaitu menggunakan gas dan listrik. Yuk ketahui bagaimana cara kerja deep fryer di bawah ini. 1. Isi Penuh Tangki Minyak Sebelum menggunakan deep fryer, pastikan Anda telah mengisi tangki minyak secara penuh. Biasanya, setiap deep fryer memiliki kapasitas minyak sendiri-sendiri. Jika tidak ingin banyak menyisakan limbah, isi tangki minyak goreng sesuai dengan bahan makanan yang Anda oleh. 2. Lakukan Pengaturan Suhu Minyak Jika tangki minyak sudah terisi penuh, maka deep fryer siap untuk digunakan. Untuk deep fryer yang menggunakan gas sebagai elemen panasnya, Anda dapat mengatur suhu minyak dengan memutar knop. Apabila menggunakan listrik dan sudah dalam mode digital, tekan tombol pengaturan suhu dan atur sesuai yang dibutuhkan. Mesin deep fryer biasanya memiliki thermostat. Fitur ini merupakan salah satu kecanggihan deep fryer agar mampu mengatur suhu dan menjaga makanan tidak gosong. Jadi meskipun suhu minyak diatur panas, tapi akan stabil selama masa penggorengan. 3. Gunakan Keranjang Untuk Proses Penggorengan Cara kerja deep fryer selanjutnya adalah menggunakan perantara untuk proses penggorengannya. Jangan langsung memasukkan bahan makanan begitu saja, lebih baik untuk memanfaatkan keranjang penggorengan. Hal ini akan mempermudah proses penggorengan dan menjaga keamanan Anda selama memasak. Baca Juga 6 Cara Membuat Adonan Bakso dengan Blender Apa Saja Kelebihan Dari Menggoreng Menggunakan Deep Fryer? Setelah mengetahui bagaimana cara kerja dari deep fryer, Anda tentu mulai mempertimbangkan penggunaannya. Dibanding dengan menggoreng dengan teknik biasa, tentunya terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa kelebihan dari menggoreng menggunakan deep fryer di bawah ini. 1. Waktu Memasak Cepat Deep frying memungkinkan Anda untuk memasak dalam waktu cepat. Suhu tinggi minyak dan teknik goreng rendamnya membuat masakan Anda siap secara lebih cepat dibandingkan teknik goreng biasa. Maka dari itu, tidak heran apabila restoran fast food selalu mengandalkan metode deep frying. 2. Masakan Matang Sempurna Proses rendam goreng membuat seluruh bahan makanan dapat matang sempurna. Berbeda dengan teknik goreng biasa, seluruh bagian bahan makanan akan terendam minyak goreng dengan deep frying. Anda tidak perlu membolak-balikkan makananan untuk mendapatkan kematangan sempurna. 3. Rasa Makanan Lebih Gurih Proses menggoreng menggunakan metode deep frying dengan suhu panas memungkinkan terjadinya reaksi maillard dan karamelisasi. Reaksi ini dapat membuat masakan Anda terasa lebih gurih dengan pencoklatan yang sempurna. Memasak kentang goreng dengan teknik goreng biasa, pastinya akan jelas berbeda rasanya ketika memasak dengan teknik deep frying. 4. Tekstur Renyah Makanan yang dimasak dengan deep frying pasti memiliki tekstur yang lebih renyah. Mengapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan deep frying memanfaatkan minyak dengan suhu panas dan langsung mematangkan makanan secara singkat. Apabila menggunakan lapisan tepung, maka deep frying akan mencegah pelepasan lapisan karena prosesnya yang cepat. Jadi, tidak heran bukan fried chicken terasa lebih renyah ketika dimasak dengan deep frying? Dijamin lebih membuat Anda ketagihan dibanding teknik goreng biasa. Baca Juga 5 Cara Membuat Frozen Food Dapat Tahan Lama Apa Saja Kekurangan Dari Menggoreng Menggunakan Deep Fryer? Menawarkan banyak kelebihan, bukan berarti menggoreng menggunakan deep fryer ini tidak memiliki kekurangan. Deep frying juga menimbulkan beberapa masalah yang perlu Anda pertimbangkan. Ini dia kekurangan dari menggoreng menggunakan deep fryer. 1 . Kalori Makanan Lebih Tinggi Makanan yang dimasak dengan metode deep frying biasanya akan kehilangan kandungan air dan menyerap lemak dari minyak goreng. Hal ini membuat makanan jadi mengandung lebih banyak kandungan kalori dan lemak jenuh. Jika dikonsumsi secara sering, pastinya akan memengaruhi kesehatan Anda. 2 . Limbah Banyak Pernah lihat bagaimana sebuah restoran membuang limbah berlebih sisa dari deep frying? Limbah minyak ini biasanya dapat memengaruhi lingkungan seperti terjadinya pencemaran. Jika ingin memasak menggunakan teknik deep frying, maka pastikan Anda telah memikirkan bagaimana pengolahan limbahnya. 3 . Biaya Lebih Mahal Dibanding dengan teknik goreng biasa, deep frying menggunakan jumlah minyak yang banyak. Ini akan membuat biaya masak Anda lebih mahal. Apalagi tidak sembarang minyak goreng cocok untuk mengolah makanan dengan deep frying. Itulah tadi informasi mengenai cara kerja deep fryer yang perlu Anda ketahui. Pastikan Anda menggunakan deep fryer sesuai dengan makanan yang diolah. Tidak semua makanan cocok untuk dimasak menggunakan metode deep frying. Kalau ingin memasak makanan dengan metode deep frying, maka menggunakan gas fryer standing dapat menjadi solusi yang tepat. Anda bisa menggoreng berbagai makanan dengan mudah. Bahkan proses penggantian minyak juga lebih mudah dengan kehadiran saluran pembuangan minyak yang mudah dioperasikan. Maksimalkan proses memasak Anda, gunakan peralatan dapur kualitas terbaik. Kunjungi Sinar Himalaya sekarang juga, dapatkan informasi peralatan dapur terbaik untuk kebutuhan memasak Anda. Sinar Himalaya Sinar Himalaya merupakan importir mesin untuk roti dan makanan, pengemasan, farmasi, kayu, dan HoReCa serta peralatan memasak dengan layanan after sales 24 jam. Unduh PDF Unduh PDF Jika Anda memiliki deep fryer atau penggorengan khusus untuk merendam makanan dalam minyak berjumlah banyak, wok atau kuali dengan cekungan yang dalam, atau panci Dutch oven, niscaya menikmati beraneka gorengan favorit di rumah akan menjadi jauh lebih mudah! Untuk menggoreng makanan hingga mencapai tekstur yang sempurna, Anda hanya perlu mengisi alat masak dengan minyak yang memiliki titik asap tinggi seperti minyak sayur atau minyak kanola, lalu memanaskannya hingga mencapai suhu 177°C. Setelah itu, goreng bahan makanan yang telah dipotong dengan ukuran kecil dan seragam hingga teksturnya benar-benar garing dan warnanya berubah cokelat keemasan. Voila, beraneka gorengan nan lezat pun bisa segera Anda nikmati dalam sekejap! 1 Goreng makanan menggunakan alat masak yang tahan panas dan berdinding tinggi. Untuk mendapatkan hasil gorengan yang sempurna dengan metode deep fry, sebaiknya gunakan penggorengan khusus, panci berdinding tinggi, kuali, atau panci Dutch oven. Jika tidak memiliki keempatnya, cukup gunakan alat masak apa pun sejauh ukurannya cukup besar untuk menampung minyak dalam jumlah banyak, sekaligus makanan yang akan digoreng. Pastikan pula alat masak tersebut mampu menahan suhu yang sangat tinggi.[1] Penggorengan khusus atau deep fryer tentu saja merupakan alat masak yang paling ideal dan mudah untuk digunakan menggoreng sebagian besar makanan. Jika tidak memiliki deep fryer, sebaiknya gunakan panci berdinding tinggi atau kuali yang mampu mencegah minyak tepercik ke segala arah ketika digunakan untuk menggoreng. 2 Pilih minyak dengan titik asap yang tinggi. Istilah “titik asap” sejatinya mengacu pada suhu ketika minyak mulai terbakar dan mengeluarkan asap. Itulah sebabnya, jenis yang paling tepat digunakan untuk menggoreng adalah minyak dengan titik asap yang tinggi seperti minyak kanola, minyak sayur, minyak kacang, dan minyak jagung.[2] Jika ingin, Anda juga boleh mencampurkan beberapa jenis minyak untuk mendapatkan cita rasa yang lebih sesuai. Untuk menghasilkan gorengan yang sedikit lebih menyehatkan, cobalah menggantikan minyak sayur dengan minyak kelapa, minyak avokad, minyak sawit, minyak samin, atau bahkan lemak hewani yang telah dimurnikan.[3] Minyak zaitun ekstramurni, minyak wijen, minyak lain yang tidak melalui proses rafinasi, serta mentega dan lemak padat mentega putih memiliki titik asap yang rendah. Artinya, seluruhnya tidak bisa digunakan untuk menggoreng makanan dengan metode deep fry. 3 Siapkan termometer khusus untuk mengecek suhu makanan yang sedang digoreng, serta penjepit makanan atau sendok kayu. Termometer bermanfaat untuk mempermudah proses pengecekan suhu makanan selagi digoreng. Alhasil, cita rasa dan tekstur gorengan yang dihasilkan akan benar-benar sempurna ketika matang. Sementara itu, penjepit makanan atau sendok kayu berfungsi untuk mengaduk makanan ketika digoreng dan meniriskannya setelah matang.[4] Tidak memiliki termometer makanan? Jangan khawatir karena sendok kayu memiliki fungsi ganda sebagai alat untuk mengecek suhu! Caranya, cukup celupkan ujung sendok ke dalam minyak. Jika muncul gelembung-gelembung kecil di sekitarnya, artinya minyak sudah cukup panas dan siap untuk digunakan. Jangan pernah menggunakan sendok plastik untuk mengaduk makanan yang sedang digoreng. Suhu minyak yang sangat panas ampuh melelehkan sendok berbahan plastik dalam waktu singkat! 4 Siapkan rak kawat atau tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak pada gorengan yang sudah matang. Rak kawat secara khusus didesain untuk meniriskan dan mendinginkan suhu gorengan sehingga paling ideal untuk digunakan. Namun, jika tidak memilikinya, Anda juga bisa menggunakan rak oven yang bisa dibongkar pasang. Jika tidak memiliki keduanya, cukup gunakan piring berukuran besar yang telah dialasi dengan satu sampai dua helai tisu dapur tebal.[5] Setelah dikeluarkan dari penggorengan, hasil gorengan harus diletakkan di permukaan yang dingin untuk mengurangi kandungan minyak di dalamnya. Sebaiknya, tetaplah menggunakan beberapa helai tisu dapur meski gorengan ditiriskan dengan rak kawat. Lapisan ekstra dari tisu dapur mampu menyerap lebih banyak minyak dan membuat hasil gorengan lebih garing ketika disantap.[6] Iklan 1 Isi penggorengan dengan minyak yang cukup banyak. Setidaknya, pastikan porsi minyak mampu merendam setengah bagian makanan. Meski jumlah minyak yang spesifik sangatlah bergantung kepada jenis makanan yang akan digoreng dan ukuran penggorengan, umumnya Anda memerlukan sekitar 900 ml sampai 2 liter minyak agar makanan mampu terendam dengan baik ketika digoreng.[7] Idealnya, dan jika ukuran penggorengan cukup besar, seluruh bagian makanan harus benar-benar terendam dalam minyak. Sisakan ruang sekitar 5-7 cm di antara permukaan minyak dan bibir wajan agar minyak tidak meluap ketika suhunya memanas. 2 Panaskan minyak hingga mencapai suhu 150-191°C. Jika menggunakan penggorengan elektrik, atur suhunya hingga mencapai angka tersebut. Jika menggunakan wajan biasa, letakkan wajan di atas kompor dan panaskan dengan suhu tinggi. Sebagian besar resep merekomendasikan 150-191°C sebagai suhu yang ideal. Namun, jika resep Anda tidak menyertakan suhu yang spesifik, sebaiknya jaga suhu minyak pada kisaran angka 163-177°C untuk mendapatkan hasil yang terbaik.[8] Jika suhu minyak tidak mencapai 149°C, kemungkinan besar hasil gorengan tidak akan garing dan matang dengan sempurna. Sebaliknya, jika suhu minyak melebihi 191°C, dikhawatirkan minyak akan terlalu panas sehingga hasil gorengan dapat berakhir gosong. Suhu yang tepat sangatlah bergantung kepada jenis makanan yang digoreng. Oleh karena itu, selalu baca rekomendasi yang tercantum pada resep atau berkonsultasilah kepada pemilik resep, jika memungkinkan, untuk mengetahui rekomendasi suhu yang paling sesuai. Jauhkan zat dan objek yang mudah terbakar dari kompor yang sedang menyala. 3 Lapisi makanan yang akan digoreng dengan tepung agar tekstur permukaannya terasa lebih garing ketika matang. Melumuri makanan dengan tepung atau adonan pelapis yang kental sebelum menggorengnya dapat seketika memperkaya cita rasa pun teksturnya ketika matang. Cukup pastikan seluruh permukaan makanan sudah benar-benar terlapisi oleh tepung sebelum menggorengnya dalam minyak yang panas.[9] Jika ingin membuat gorengan berlapis tepung, pertama-tama Anda perlu mencelupkan makanan yang akan digoreng ke dalam mangkuk berisi kocokan 3-4 butir telur. Kemudian, lapisi kembali permukaannya dengan tepung terigu, roti, atau kombinasi keduanya. Untuk membuat adonan pelapis serbaguna, campurkan 120 ml susu atau buttermilk, 80 ml air, 60 gram tepung terigu, 1½ sdt. baking powder, serta garam dan merica secukupnya. Jika ingin, Anda juga boleh memperkaya cita rasa adonan pelapis dengan menambahkan sejumput garam berbumbu, bawang putih atau bawang bombai bubuk, merica hitam atau cabai cayenne bubuk, atau oregano. 4 Masukkan makanan ke dalam penggorengan dengan perlahan dan berhati-hati. Untuk meminimalkan kemungkinan minyak tepercik ke segala arah, masukkan makanan ke dalam minyak dengan bantuan penjepit makanan atau sendok logam berlubang. Ingat, masukkan makanan secara bertahap agar wajan tidak terlalu penuh dan suhu minyak tidak menurun, terutama karena suhu minyak yang tidak maksimal rentan membuat makanan kurang matang dan terlalu banyak menyerap minyak ketika ditiriskan.[10] Jika makanan berukuran cukup besar atau panjang, cobalah merendamnya ke dalam minyak secara bertahap, kira-kira 2,5-5 cm terlebih dahulu. Pastikan pula bagian yang belum terendam minyak mengarah menjauhi Anda untuk mencegah kulit terluka akibat terkena percikan minyak. Jika jumlah makanan cukup banyak, sebaiknya proses menggoreng dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan suhu minyak.[11] 5 Teruslah mengaduk dan/atau membalik makanan yang sedang digoreng untuk mencegahnya melekat di dasar wajan. Gunakan penjepit makanan atau sendok kayu untuk mengaduk atau membalik makanan setiap beberapa menit. Jika wajan terlalu penuh, kemungkinan besar makanan yang digoreng akan saling melekat atau warna kecokelatannya sulit merata.[12] Jika harus menggoreng makanan yang berukuran sangat besar sehingga sulit terendam sepenuhnya, jangan lupa membaliknya di tengah-tengah waktu menggoreng agar setiap sisi makanan dapat terendam dalam minyak untuk waktu yang sama. Agar tangan Anda tidak terbakar atau terluka saat menggoreng makanan, jangan meletakkannya di dekat mulut wajan dalam waktu yang terlalu lama. 6 Tiriskan makanan setelah warnanya berubah cokelat keemasan. Makanan yang berbeda perlu digoreng dalam waktu yang juga berbeda. Dengan kata lain, ada makanan yang hanya memerlukan waktu 30 detik untuk matang, tetapi ada pula yang perlu digoreng selama beberapa menit agar kondisinya benar-benar matang, Itulah mengapa, sebaiknya tinjau tingkat kematangan makanan dari warna permukaannya.[13] Ingat, peraturan tersebut tidak berlaku untuk memasak daging! Oleh karena itu, sebaiknya gunakan termometer makanan untuk mengukur suhu internal daging ayam, babi, atau hewan lain yang harus dimasak hingga benar-benar matang. Ayam dan jenis unggas lain harus selalu dimasak hingga suhu internalnya mencapai angka 73°C atau lebih. Sementara itu, daging babi harus dimasak hingga suhu internalnya mencapai angka 62°C, sedangkan daging sapi boleh dimakan meski suhu internalnya sedikit di bawah itu.[14] 7 Tiriskan makanan dengan bantuan penjepit makanan atau sendok berlubang. Setelah warna makanan berubah cokelat keemasan, segeralah meniriskannya menggunakan penjepit makanan. Jika ukuran makanan terlampau kecil, gunakan sendok berlubang atau saringan logam untuk memastikan tidak ada ampas yang tersisa di dalam minyak. Setelah itu, goyangkan sendok atau penjepit perlahan untuk meniriskan kelebihan minyak sebelum memindahkan makanan ke permukaan yang lebih sejuk.[15] Jangan mencampur makanan dengan hasil gorengan yang gosong dan mengapung di atas minyak. 8 Letakkan makanan di permukaan yang sejuk untuk meniriskan kelebihan minyak dan mendinginkan suhunya. Misalnya, Anda bisa meniriskan gorengan di atas rak kawat atau beberapa helai tisu dapur, lalu mendiamkannya hingga suhunya lebih ramah bagi lidah, kira-kira selama 2-3 menit.[16] Ingat, suhu makanan yang baru keluar dari penggorengan sangatlah panas! Oleh karena itu, jangan menyentuh atau mengonsumsinya selama beberapa saat. Berhati-hatilah karena setelah 2-3 menit sekalipun, belum tentu suhunya sudah nyaman bagi lidah Anda. Jika ingin menambahkan bumbu pelengkap lain, lakukan itu selagi makanan didiamkan. Suhu yang masih hangat akan membantu bumbu untuk melekat dengan lebih baik, pun memastikan cita rasa bumbu dapat lebih merasuk ke dalam makanan. 9 Simpan dan gunakan kembali minyak bekas di wadah terpisah. Setelah digunakan, saring minyak bekas dengan saringan kopi ke dalam wadah tahan panas berukuran besar, lalu letakkan wadah di suhu ruang. Nantinya, minyak yang sudah disaring bisa digunakan kembali ketika Anda ingin menggoreng makanan lain. Jika enggan mengonsumsi minyak jelantah, tuangkan minyak bekas ke dalam wadah tertutup, lalu buang wadah ke dalam tempat sampah.[17] Wadah berbahan kaca, logam, dan plastik dapat digunakan untuk menyimpan minyak jelantah. Jika minyak tidak akan dipakai lagi, sebaiknya gunakan wadah sekali pakai seperti kemasan yoghurt bekas. Menggunakan minyak jelantah membantu Anda untuk menghemat stok minyak baru dan tentu saja, pengeluaran finansial. Iklan 1 Goreng kentang untuk menghasilkan sepiring camilan ringan nan lezat. Kentang goreng merupakan kudapan yang sangat mudah untuk dibuat, terutama karena tanpa Anda perlu melakukan apa pun, kentang akan matang dengan sendirinya secara sempurna! Untuk membuatnya, Anda hanya perlu membeli seplastik kentang beku di supermarket, lalu menggorengnya di rumah selama 5-10 menit atau hingga kentang benar-benar matang. Jika ingin, Anda juga bisa menggoreng kentang segar yang sudah dikupas dan dipotong-potong sesuai selera.[18] Prosedur yang sama juga bisa dilakukan untuk menggoreng keripik kentang, hash brown, atau ubi jalar goreng yang mengandung nutrsi lebih baik bagi tubuh. Rebus kentang segar atau kentang beku selama 3-4 menit sebelum digoreng agar teksturnya lebih garing dan tingkat kematangannya dapat lebih merata.[19] 2 Goreng ayam untuk menghasilkan sepiring hidangan rumahan yang lezat. Siapa sih, yang tidak suka menyantap ayam goreng? Selain bercita rasa sangat lezat, resep olahannya pun sangatlah bervariasi. Misalnya, ayam bisa dilapisi dengan tepung atau adonan pelapis, lalu digoreng dalam minyak yang sangat panas hingga warnanya berubah cokelat keemasan. Secara umum, ayam yang masih utuh perlu digoreng selama 30-45 menit hingga benar-benar matang. Atau, ayam juga bisa dipotong-potong terlebih dahulu, lalu digoreng satu per satu hingga seluruhnya benar-benar matang.[20] Jika memiliki wajan yang berukuran cukup besar, ayam atau bahkan kalkun bisa digoreng dalam keadaan utuh! Namun, pastikan proses tersebut dilakukan di luar rumah untuk mengurangi risiko kebakaran, ya. Ingin menggoreng unggas yang masih beku? Jangan lupa melunakkannya terlebih dahulu agar minyak tidak tepercik ke segala arah ketika proses menggoreng dilakukan. 3 Celupkan ikan ke dalam adonan tepung pelapis, lalu goreng untuk menghasilkan hidangan yang lezat dalam waktu singkat. Pertama-tama, lapisi permukaan ikan dengan adonan tepung pelapis klasik yang terbuat dari campuran tepung, susu, dan telur, lalu goreng hingga warnanya berubah cokelat keemasan. Selagi digoreng, gerakkan ikan perlahan untuk mencegahnya melekat ke dasar wajan. Namun, jangan melakukannya terlalu sering agar daging ikan yang lembut tidak berakhir hancur.[21] Tambahkan sedikit bir ke dalam adonan tepung pelapis untuk memperkaya cita rasanya, serta membuat teksturnya terasa lebih ringan dan garing.[22] Untuk menghasilkan pengalaman bersantap yang lebih mewah, sajikan ikan dengan kentang goreng, kacang polong rebus, dan cuka beras. 4 Goreng tempura sayur yang garing dan lezat. Untuk membuat adonan pelapis tempura, Anda hanya perlu membeli tepung berbumbu dalam kemasan yang banyak dijual di berbagai supermarket besar, Selain itu, beli pula beraneka sayuran seperti paprika, jamur shitake, labu kabocha, terung, dan berbagai jenis sayur favorit lain. Sesampainya di dapur, celupkan sayuran yang telah Anda beli di dalam adonan, lalu segeralah menggorengnya selama 3-4 menit. Tempura telah matang jika tepung terlihat mengembang dan warnanya berubah cokelat keemasan.[23] Sayuran lain yang lezat untuk diolah menjadi tempura adalah ubi jalar, bawang bombai, wortel, akar lotus, dan cabai jalapeño. Tempura adalah pilihan terbaik jika Anda ingin menyantap gorengan yang ringan dan tetap bergizi. Selain itu, tempura juga lezat disandingkan dengan beraneka makanan yang dipanggang atau ayam saus teriyaki. 5 Buat keju goreng atau stik mozarela nan lezat. Pertama-tama, potong keju mozarela segar dengan ketebalan 3 sampai 5 cm, lalu gulung dengan telapak tangan Anda hingga berbentuk silinder. Setelah itu, celupkan stik keju ke dalam kocokan telur dan tepung roti, lalu goreng selama 30 detik hingga 1 menit. Keju goreng yang sudah matang bisa langsung disajikan dengan cocolan saus marinara hangat![24] Jika sedang terburu-buru, Anda bisa menggunakan keju string berbentuk silinder yang banyak dijual di supermarket. Keju string bisa dijadikan andalan bagi Anda yang sedang sibuk karena bentuk dan ukurannya benar-benar menyerupai stik mozarela![25] 6 Pastikan kondisi bahan makanan yang akan digoreng sudah benar-benar lunak dan kering. Apa pun bahan makanan yang Anda siapkan, jangan lupa mengeringkannya sebelum memasukkannya ke dalam minyak. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menepuk ringan permukaan makanan hingga kering dengan tisu dapur. Pastikan tidak ada butiran air atau kristal es yang tersisa di permukaan makanan saat digoreng![26] Ingat, minyak dan air tidak bisa bercampur! Itulah mengapa, menggoreng makanan yang masih basah atau lembap akan membuat minyak panas tepercik ke segala arah. Selain itu, menggoreng makanan yang masih setengah basah atau beku juga akan membuat tingkat kematangannya tidak merata. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses pelunakan makanan demi membuatnya matang dengan lebih merata adalah dengan memotong-motongnya dengan ukuran yang seragam sebelum digoreng.[27] Iklan Makin banyak minyak yang digunakan, makin baik pula konsistensi suhunya. Meski tidak wajib digunakan, keranjang penggorengan berbahan logam akan sangat membantu memudahkan proses merendam dan meniriskan makanan. Jika dibandingkan dengan metode lain, metode deep fry ampuh digunakan untuk mematangkan makanan yang berukuran besar atau bertekstur keras maupun padat dalam waktu yang relatif lebih singkat. Kenakan pakaian berlengan panjang untuk melindungi kulit dari minyak panas yang mungkin tepercik ketika menggoreng makanan. Jika ingin, Anda bahkan boleh mengenakan sarung tangan tahan panas untuk memaksimalkan manfaat perlindungannya. Iklan Peringatan Jangan meninggalkan penggorengan yang sedang digunakan. Jika memungkinkan, sediakan alat pemadam kebakaran untuk berjaga-jaga jika hal yang tidak diinginkan terjadi. Ingat, kebakaran yang terjadi akibat luapan minyak tidak boleh disiram dengan air agar apinya tidak makin menyebar ke segala arah. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Penggorengan listrik atau alat masak sejenis Minyak goreng dengan titik asap yang tinggi minyak sayur, minyak kanola, minyak kacang, minyak jagung, dsb. Termometer makanan Rak kawat untuk meniriskan makanan atau tisu dapur Penjepit makanan atau sendok kayu Sendok logam berlubang Keranjang penggorengan opsional Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Deep fryer merupakan sebuah mesin penggorengan masa kini yang digunakan untuk menggoreng sayur, daging, atau yang lainnya dengan teknik deep frying. Teknik deep frying sendiri merupakan teknik menggoreng dengan minyak yang banyak hingga bahan terendam sepenuhnya. Menggoreng secara deep frying sangat disukai karena hasil akan lebih renyah dan matang dengan sempurna. Berikut ini adalah ulasan mengenai cara memasak menggunakan deep fryer untuk sahabat Duma. Berikut Cara Memasak Menggunakan Deep Fryer Electric Deep Fryer WIRATECH FRY-E82 via Memasak menggunakan deep fryer memiliki beberapa keuntungan diantaranya seperti waktu penggorengan yang lebih cepat dibanding dengan menggunakan penggorengan biasa, perambatan panas yang baik sehingga makanan matang dengan sempurna, pengoperasian mesin yang sederhana dan tidak butuh keahlian khusus. Berikut ini adalah cara memasak menggunakan deep fryer agar masakan Anda menjadi matang dengan sempurna Memilih minyak yang bagus Ternyata pemilihan minyak juga berpengaruh terhadap hasil masakan, minyak bekas yang sudah pernah digunakan akan mempengaruhi rasa dari hasil masakan Anda, jadi usahakan menggunakan minyak baru. Jenis minyak yang digunakan juga berpengaruh terhadap waktu penggorengan dan hasil penggorengan. Tuangkan minyak ke tangki secara penuh Biasanya mesin deep fryer memiliki jumlah maksimal minyak yang dapat digunakan di dalam penggorengan, bisa dilihat di buku manual atau terdapat penanda pada tangki berupa garis. Selain dengan melihat batas maksimal volume minyak, Anda juga bisa memasukkan minyak sesuai dengan bahan yang digoreng, asal bahan terendam dengan seutuhnya di dalam minyak. Aturlah suhu minyak Mayoritas mesin deep fryer menggunakan gas sebagai bahan utama elemen pemanas. Anda dapat menyalakan mesin dan mengatur suhu dengan memutar kenop atau menekan tombol pada model digital. Selain dengan gas, mesin deep fryer juga memiliki versi listrik, akan tetapi lebih banyak yang menyukai gas karena lebih stabil. Periksa thermostat Mesin Deep fryer memiliki keunggulan yaitu mempunyai fitur thermostat, thermostat merupakan fitur yang digunakan untuk mengatur suhu minyak. Dengan fitur ini minyak Anda akan panas sesuai dengan keinginan sehingga masakan tidak gosong. Masukkan bahan dengan hati hati Anda bisa memasukkan bahan dengan cara menaruh bahan ke dalam keranjang dan mencelupkan keranjang ke dalam tangki penggorengan, keranjang pada mesin deep fryer memiliki pegangan sehingga jika sudah matang Anda tinggal mengangkat dan meniriskan. Selain menggunakan keranjang Anda juga bisa menggunakan sendok slotted. Jangan menggoreng makanan melebihi batas tampung dari tangki, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kematangan masakan. Perhatikan waktu memasak Karena deep frying merupakan metode menggoreng secara cepat maka Anda harus memperhatikan betul waktu dalam memasak. Jangan sampai makanan Anda terlalu gosong karena terlalu lama mengangkatnya. Tiriskan terlebih dahulu di dalam keranjang penirisan agar minyak tidak banyak menempel di makanan Anda. Hidangkan makanan Sebelum menghidangkan makanan lebih baik Anda menaruh makanan Anda ke piring yang dilapisi tisu agar minyak benar benar hilang dari makanan. Itulah cara memasak menggunakan deep fryer, cukup mudah dan cepat sehingga membuat masakan Anda dapat tergoreng dengan sempurna. Dengan mesin deep fryer Anda tidak perlu membolak balik makanan, karena minyak yang merendam bahan dapat mematangkan seluruh bagian dari masakan. Mesin ini dapat Anda miliki mulai dari hingga tergantung dari jumlah tangki dan fitur pendukung seperti thermostat atau keranjang. Untuk Anda yang memiliki usaha ayam chrispy atau kentang goreng alat ini sangat cocok karena dapat menggoreng secara cepat dengan kematangan sempurna. Baca artikel menarik lainnya 6676 Views